blog yang memberikan informasi seputar harga, spesifikasi, tips, review seputar smartphone android, apple, blackberry dan windows phone terbaru.

Penjelasan Lengkap RAM dan ROM pada Smartphone

Nanda Adi Prasetya

hargadanspesifikasismartphone - Memori pada perangkat baik itu pc, laptop, smartphone sebetulnya terbagi menjadi 2 yaitu RAM dan ROM. Pada smartphone, ROM terbagi menjadi 2 yaitu memori internal (internal ROM) dan memori eksternal (external ROM) yang dalam bentuk fisiknya sendiri biasanya berupa kartu microSD, SDCard, dll.

RAM

RAM sendiri adalah singkatan dari Random Access Memory. Hardware yang satu ini dapat dikatakan sebagai memori yang sifatnya hanya sementara. RAM diukur dalam besaran megabyte hingga gigabyte. RAM pada dasarnya adalah tempat yang didalamnya berisikan data aplikasi yang sedang dijalankan. Karena sifatnya yang hanya sementara, data pada RAM akan hilang apabila perangkat atau smartphone volatile yang artinya data dalam RAM tidak ditulis secara permanen. Selain itu RAM membutuhkan aliran listrik untuk menyimpan data.

ROM

ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM merupakan jenis memori yang hanya dapat dibaca dan tidak dapat diisikan atau ditulisi data. Pengisian data tersebut harus dilakukan dengan menggunakan proses khusus. Jenis data pada ROM adalah jenis memori non volatile yang artinya data dalam ROM secara permanen tertulis dan tidak terhapus ketika sumber listrik padam.

Fungsi RAM dan ROM

RAM berfungsi untuk menangani atau menjalankan beragam jenis perintah (multitasking) aplikasi yang sedang dijalankan. Analoginya semakin besar kapasitas RAM maka semakin banyak data yang dapat disimpan dan semakin banyak pula proses multitasking yang berjalan serta semakin cepat dalam menjalankan fitur atau sistem tertentu. Beda halnya dengan komputer, RAM pada smartphone tidak dapat diperbesar, ditambah atau diganti, sedangkan fungsi ROM sendiri adalah sebagai media tempat untuk menyimpan data - data internal yang digunakan untuk menaruh sistem operasi serta seluruh sistem - sistem yang ada didalamnya. RAM bukan digunakan sebagai penyimpanan aplikasi, melainkan untuk membantu proses dalam melangsungkan eksekusi. Secara awam dapat dikatakan bahwa prosesor tidak dapat melakukan proses pembacaan data langsung ke ROM.

ram smartphone
ram smartphone
Itulah mengapa ukuran RAM tidak sebesar ROM. Saat bekerja prosesor memindahkan data yang diperlukan ke RAM, data yang berada pada RAM inilah yang dapat dibaca dan dimanipulasi secara langsung oleh prosesor. Jadi misalnya saja ada aplikasi sebesar 1 GB (1000 MB) di ROM, dan pada saat itu juga tersedia ruang kosong di RAM 100 MB, maka untuk membaca aplikasi itu prosesor harus membawa data dari ROM sebanyak 10x, untuk dapat membaca keseluruhan aplikasi. Apabila ruang kosong di RAM sebesar 250 MB, maka untuk membaca keseluruhan data sebesar 1 GB dari ROM, prosesor hanya perlu memerintahkan RAM untuk melakukan pengambilan sebanyak 4x saja. Semakin sedikit usaha pengambilan data dari ROM ke prosesor dengan perantaraan RAM tadi, maka sudah jelas semakin sedikit juga waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi. Dapat disimpulkan bahwa semakin besar ukuran RAM, maka akan semakin cepat kinerja smartphone nya. Fungsi lain dari RAM adalah sebagai ruang penyimpanan hasil olah data sementara saat eksekusi program dilakukan. Sama halnya dengan eksekusi jenis lain, data hasil eksekusi akan diletakkan di RAM, sampai ada perintah untuk memindahkan data dari RAM ke ROM.

ram pada smartphone
ram pada smartphone

3 Jenis ROM

Ketika berbicara tentang ROM, sebenarnya tidak hanya membahas seputar hardware saja, tetapi juga software. Tidak seperti kebanyakan Operating System pada desktop, format install mobile OS pada perangkat mobile dapat ditemukan dalam berbagai jenis ROM. ROM ini dapat dikategorikan menjadi 3 yaitu, Stock ROMs, Manufacturer (Carrier Stock ROM) dan Custom ROM.

3.1) Stock ROMs

Jenis ini merupakan OS asli dari pengembang yang masih dalam bentuk default, belum mengalami modifikasi. Stock ROM berisi tampilan dan fungsi standar pabrik dan belum ada perubahan yang ditambahkan oleh pengembang lain. Contoh dari Stock ROM dapat ditemukan pada perangkat Apple IOS dan Palm's WebOS dimana pengembang software dan perangkat mobile adalah satu perusahaan.

3.2) Manufacturer atau Carrier Stock ROM

Jenis ROM yang satu ini adalah Stock ROM yang telah mengalami perubahan oleh pabrikan ponsel atau operator jaringan. Perubahan ini lebih sering terjadi untuk penambahan pada tampilan, aplikasi custom dari pabrikan ponsel atau operator jaringan, dan yang paling penting adalah bentuk restriksi tertentu yang dibuat oleh pihak pabrikan ponsel atau operator seluler, seperti pembatasan area penggunaan dan lain-lain. Contoh dari jenis ROM ini dapat ditemukan pada kebanyakan perangkat Android dan Symbian, serta beberapa perangkat Windows phone 7.

3.3) Custom ROM

Meskipun perangkat yang dijual berisi dua jenis ROM diatas, tetapi customisasi ROM tidak berhenti disini saja, pengguna atau umumnya pengembang Independen yang gemar dalam melakukan customisasi ROM pada perangkat mereka seiring untuk merilis hasil modifikasi diluar standar tersebut, dan menghasilkan yang dapat disebut custom ROM. Google dengan OS miliknya yang berkonsep open source menjadi sebuah contoh yang terbilang bagus, dimana user dapat menemukan
banyak custom ROM di Android.

Dalam kasus closed source ROM seperti IOS dan Windows Phone dimana customisasi OS hampir tidak dapat dilakukan, masih banyak pengembang Independen yang merilis custom ROM dilengkapi dengan tools yang mendukung fungsi dan fitur lebih dari pada stock ROM kedua OS tersebut. Dan nyatanya pengembangan custom ROM dari closed source IOS dan Windows Phone lebih mengarah kepada terbentuknya komunitas besar pengembang Independen, seperti forum XDA Developers. Android dengan sistem open source membuatnya menjadi lebih bebas untuk dicustomisasi oleh siapapun. Oleh sebab itu, custom ROM di Android tersedia banyak di internet untuk keperluan customisasi (oprek) perangkat Android. Sebelum memulai untuk mengoprek ROM Android, sebaiknya user perlu mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan stock ROM dan custom ROM untuk memutuskan ROM mana yang terbaik untuk karakter penggunaan smartphone. Apabila memutuskan untuk mencoba custom ROM, masalah selanjutnya adalah memilih satu custom ROM Android terbaik dari ribuan yang ada. Ada 2 nama custom ROM Android yang terbilang cukup populer dan diakui oleh pengguna nya karena bisa dibilang ini adalah custom ROM yang mumpuni dan bagus, yaitu CyanogenMOD dan MIUI. 

Sekian dan Terima Kasih telah berkunjung ke Penjelasan Lengkap RAM dan ROM pada Smartphone

5 komentar: